
Ruangan Dapur & Kitchen Hood
Dapur komersial adalah ruangan paling rawan kebakaran di seluruh bangunan komersial Indonesia. Kombinasi minyak goreng bersuhu tinggi, gas LPG bertekanan, penumpukan lemak (grease) di dalam ducting kitchen hood, serta jam operasional yang panjang menciptakan kondisi sempurna bagi api kelas K untuk tumbuh dalam hitungan detik. Api minyak goreng tidak dapat dipadamkan dengan air โ air justru meledakkan minyak panas dan menyebarkan api ke seluruh area masak.
Fire Trap System dipasang tepat di titik paling berisiko: di atas deep fryer, di atas kompor tekanan tinggi, di dalam kanal kitchen hood, dan di sekitar jalur gas. Selang detektor fleksibel diletakkan menyusuri titik panas, sehingga saat api menyentuh selang, pemadaman langsung terjadi pada sumbernya โ bukan menunggu asap naik ke plafon dan mengaktifkan alarm gedung.
Karena bekerja otomatis, dapur Anda tetap terlindungi saat karyawan sedang istirahat, saat pergantian shift, bahkan setelah dapur tutup ketika sisa bara pada kompor atau korsleting rice cooker masih dapat memicu api. Inilah alasan banyak jaringan restoran dan hotel memasang Fire Trap sebagai lapisan pertama, dan APAR sebagai lapisan kedua.
Risiko Utama
- Minyak goreng terbakar (api kelas K) pada deep fryer
- Penumpukan grease di ducting hood yang menyala saat panas berlebih
- Kebocoran selang regulator LPG dekat sumber api
- Korsleting peralatan dapur listrik pada malam hari


